Priceless, eh… Rp 4.633.000

Karena saya ayah tiga anak, mohon maaf kalo cerita perjalanan kali ini lebih soal uangnya :D. Tapi siapa tau bisa jadi panduan (percaya diri amat! Kalo ada yang bisa lebih murah dari ini lapor, ya!). Here we go…

Jakarta-KL

  • Tiket Air Asia Rp 0 (Booking date 21 Mei 2010)
  • Convenience Fee Rp 75.000
  • Pajak bandara (5 orang) Rp 750.000

Tune Hotel, Downtown KL

  • Room (2 kamar, 2 malam) Rp 613.000
  • Internet (12 jam) Rp 35.000
  • Subun cuci, laundry swalayan, dan pengering Rp 18.000

KL-Singapura

Tiket online: klik, pilih origin Sentral Kuala Lumpur, bukan Kuala Lumpur.

  • Ekspres Rakyat, Kereta Api Tanah Melayu (2 dewasa, 3 anak-anak) Rp 380.000

Hotel81, Gold, Singapore (booking lewat sini)

  • Room (2 kamar, 2 malam) Rp 1.750.000

Singapura

Singapura-Jakarta

  • ValuAir (dibayarin Om Rusli, makasih Om :D) Rp 0

Etc:

  • Makan, transpor, uang saku, dll (5 hari) Rp 1.500.000. Tips: makanan yang murah di restoran fastfood atau hawker center. Taxi atau MRT? untuk jalan berlima sama harganya.

5 hari backpack dengan 3 anak ke 2 negara: Priceless, eh… Rp 4.633.000 :D

Foto-foto bisa dilihat di FB Tante Ipat

Iklan

Telur

Saya nguping ini saat menjadi sopir keluarga:

Bulik: Kemarin si Bunga (sebut saja begitu namanya :D) main ke rumah
Ibu: Oh ya? ngapain
Bulik: Main aja. Dia lucu deh
Ibu: Kenapa?
Bulik: Kan di rumah dia makan pake nasi dan kecap aja, trus saya tanya: kamu suka kecap ya?
Ibu: Trus dia jawab apa?
Bulik: “Telur kan 2 ribu satunya”, kata dia. Trus saya kasih dia uang 2 ribu, eh dia girang banget. Dia bilang ke mamanya: Maaaa nanti aku makan pake telur ya.

Saya sedih campur geli mendengar cerita itu. Lalu malamnya ketika saya sampai di rumah, kebetulan tidak ada lauk di meja makan. Akhirnya saya menggoreng 2 butir telur, dan melahapnya dengan penuh rasa syukur.

Love is…

  • Love is ngabisin 50% bonus 30juta buat beli cincin tunangan, just to see that smile upon her face.
  • Love is when u succeed flattering
  • Love is bridge from jeniffer to Hewwit
  • Love is saying NO, when he’s trying to get you into bed, and he understands. No sex before married
  • Love is still in love with my wife even though she had changed from 55 kg to 90 kg
  • Love is when I can look at a hot girl without getting a huge “standing ovation”, so to speak
  • Love is when you’re counting her period cycle just to make sure she’s not late
  • Love is when you KEROK my back even though you hate the pungent smell of BALSEM
  • Love is when I decide become a full time mother for my cutest daughter
  • Love is like a high heels shoes it hurt but it made u look good
  • Love is when i see you updating your status on twitter, and my heart shiver

Diambil dari #quizdearjohn di Twitter-nya jivemovies. Jadi menurut kamu, Love is…

What shall I do after I’ve killed myself with the web2.0 suicide machine?

Try calling some friends, take a walk in a park or buy a bottle of wine and start enjoying your real life again. Some Social Suiciders reported that their lives has improved by an approximate average of 25%. Don’t worry, if you feel empty right after you committed suicide. This is a normal reaction which will slowly fade away within the first 24-72 hours

Itu diambil dari Q&A sebuah situs bunuh diri jejaring sosial. Suicidemachine, situs itu, dibuat untuk menghapus account Anda di Facebook, Twitter, dan beberapa lainnya. Situs ini baru diluncurkan sebulan lalu, 19 Desember. Tapi sudah membantu lebih dari 1.000 kematian virtual. Lebih dari 80 ribu nama dihapus dari daftar teman. Dan sekitar 276 ribu tweet dihapus dari Twitter.

Cocok buat Anda yang ingin memulai hidup baru di dunia nyata dengan menghapus kehidupan virtual Anda.

Should We dance?

Life may not be the party we hoped for. But while we here, we should dance.

Maksud kutipan itu mungkin seperti: Kalo kita cuma punya lemon, bikin aja limun.

Tapi keduanya bisa tidak sesederhana itu.

Bagaimana kalo lemon kita ternyata lemon mentah. Atau mungkinkah kita menari dengan siapapun yang kita inginkan.

Artinya, mempunyai pilihan sederhana pun sebetulnya masih ada batasnya juga.

Menjelajahi Hawker Center

Ini versi asli dari tulisan tentang makanan jalanan Singapura yang dimuat di U-Mag edisi Juni 2009. Versi profesionalnya–setelah diedit Mbak Mardiyah–jauh lebih bagus dari ini, kalo mau baca majalahnya liat aja di sini, atau beli majalahnya! Hari Senin, 1 Juni 2009 udah ada di lapak.

Selamat menikmati oleh-oleh dari Om Punto!

Menjadi pembawa acara The Thirsty Traveler adalah pekerjaan impian, begitu menurut iklan acara televisi yang ditayangkan di saluran Travel & Living dari Discovery Channel tersebut. Sangat beralasan, karena Kevin, si pembawa acara itu kerjanya hanya keliling dunia untuk mabuk, mencoba berbagai minuman dari Alaska sampai Trinidad. Dari sake di Jepang sampai vodka di Rusia. Dan dia digaji untuk melakukan itu semua.

Ada lagi acara yang menawarkan pekerjaan sejenis, tapi lebih menantang: mencicipi makanan-makanan yang dianggap aneh. Andrew Zimmern, pembawa acara Bizzare Foods diterbangkan ke pasar-pasar becek di seluruh dunia untuk mencoba ginjal unta di Ethiopia atau nadi sapi rebus di Bolivia. Memang perlu perut baja untuk menjadi seperti Andrew, tapi tetap saja menarik dan bisa keliling dunia gratis, dibayar pula.

Sebagai karyawan kantoran, pekerjaan-pekerjaan di atas memang hanya impian bagi kita. Wisata kuliner sehari-hari yang bisa kita lakukan paling-paling menjelajahi para pedagang makanan di sekitar kantor. Gado-gado, ketoprak, somay, atau soto menjadi pilihan. Paling banter mencoba kafe baru di mal saat makan siang.

Bosan dengan steak mahal di mal wangi atau jemu dengan nasi goreng berminyak banyak dari gerobak yang diparkir di gang kecil samping kantor? Mau merasakan jadi seperti Kevin, Andrew, atau Pak Bondan, tanpa mengganggu pekerjaan dan kantong?

***

Ambillah cuti satu hari saja, kita akan ke Singapura. Tapi kenapa Singapura? Alasan pertama adalah karena relatif murah. Kedua, walaupun hanya berjarak satu setengah jam penerbangan dari Jakarta, Singapura tetap dihitung luar negeri. Alasan terpentingya adalah makanan di sana tidak terlalu akrab dengan lidah kita, itu yang membuat kita merasa seperti para petualang di acara-acara televisi di atas.

Untuk mendapatkan tiket murah pesanlah paling tidak tiga minggu sebelumnya melalui Internet. Pilih penerbangan antara Senin sampai Kamis, dan hindari akhir pekan yang mahal. Kalau beruntung kita bisa mendapatkan tiket pulang-pergi hanya dengan Rp 600 ribuan. Supaya maksimal, jangan lupa memesan penerbangan terpagi dan kembali dengan penerbangan terakhir.

Ketika akan berangkat siapkan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak, sebab dengan itu kita akan menghemat Rp 2,5 juta untuk fiskal. Tapi kita tetap harus membayar pajak bandara sebesar Rp 150 ribu.

Sampai Bandara Changi, masih dengan semangat berhemat, carilah Visitor Center. Jika beruntung kita bisa mendapatkan tourist pass secara cuma-cuma di sana. Kartu itu bisa digunakan untuk naik hampir seluruh kendaraan umum selama di Singapura. Kalaupun kita tidak mendapatkan tourist pass kita bisa membelinya seharga Sin$ 8, sekitar Rp 50 ribu.

Tujuan kita selama di Singapura adalah hawker center, alasannya karena murah dan menunya sangat beragam. Hawker center sangat khas di Singapura, Malaysia, dan Hong Kong. Sebuah hawker center biasanya berisi puluhan kios yang menjajakan makanan dengan harga yang terjangkau. Hampir seperti food court di mal-mal. Bedanya, hawker center biasanya terbuka dan terletak di dekat stasiun atau hunian penduduk.

Hawker center sudah ada sejak 1950an di Singapura. Para penjaja makanan jalanan berkumpul di suatu tempat untuk melayani membludaknya pendatang. Kondisi hawker center pada masa itu sangat tidak higienis, air besih untuk proses memasak dan mencuci juga sangat terbatas. Pada 1990an pemerintah Singapura mulai menata hawker center, pemerintah menekan para pengelola agar menjaga kebersihan makanan, pemerintah juga menyediakan air bersih.

***

Saatnya sarapan! Hawker center pertama yang kita kunjungi adalah Junction Food Place. Letaknya hanya 100 meter dari Stasiun MRT Aljunied ke arah Geylang, red-light district-nya Singapura. Stand makanan terbesar di hawker center itu menjual mutton soup, sup dengan isi jeroan kambing. Untuk sarapan mungkin sebaiknya kita makan prata dari salah satu kios orang India di situ, penjualnya ramah dan harganya murah, perkeping hanya Sin$ 1,20 (sekitar Rp 8.000) sudah pakai telur.

Untuk menemani prata yang nikmat dan mengenyangkan, pesanlah kopi seharga 90 sen (Rp 6.000) di kios yang yang berada di tengah hawker center itu. Sarapan yang sempurna. Jangan lupa bawa tisu, hawker center ini tidak menyediakannya, juga di dua hawker center yang akan kita kunjungi berikutnya.

***

Untuk makan siang, cobalah ke Lau Pa Sat, hawker center yang sangat terkenal ini berada di Raffles, jantung distrik bisnis Singapura. Bangunannya bergaya Victoria yang sangat mencolok karena paling rendah di antara gedung-gedung pencakar langit di sekitarnya.

Makanan di Lau Pa Sat jauh lebih lengkap dari Junction Food Place, kita bisa mendapatkan satay, chicken rice, popiah (spring rolls), fish ball soup, char kway teow, laksa dan lainnya. Jangan khawatir, harganya tidak ada yang melebihi Sin$ 5 (sekitar Rp 35 ribu).

Untuk minumnya pilihlah mango milk ice yang sangat segar. Minuman seharga Sin$ 2,5 (sekitar Rp 17.500) ini terbuat dari potongan mangga, sirup mangga, susu, dan es serut.

Sambil menunggu waktu makan malam, pergilah ke Chinatown, nikmati hiruk pikuk di sana: penjaja perkakas yang berteriak-teraiak atraktif dengan bahasa Tionghoa, para koki berkeringat menyiapkan makanan, suasana toko elektronik yang menjual telepon seluler dan konsol permainan, gemerlap toko yang menjual alat bantu seks, juga penjaja buah dengan warna-warni segar di pinggir jalan. Tidak ada pengemis, yang paling menyerupai hanya seorang bapak Cina tua yang menjajakan tisu dengan mengiba-iba di pintu keluar stasiun MRT Chinatown.

Nikmati pancake durian seharga Sin $1,20 (sekitar Rp 8.000). Makanan ini sebetulnya daging durian asli yang hanya dibungkus sekadarnya dengan kulit crepes. Rasanya memang hanya seperti makan durian, kulit crepesnya nyaris tanpa rasa, tapi setidaknya membuat tangan kita tidak lengket terkena daging buah durian. Nikmati dengan segelas kopi seharga 90 cent (Rp 6.000).

***

Untuk makan malam, kita naik MRT menuju stasiun City Hall, dari situ kita jalan santai sepanjang CityLink Mall yang berisi deretan toko-toko yang menjual barang-barang bermerk dan restoran-restoran mahal (kita tidak akan makan di situ). Mal yang berada di bawah tanah ini menghubungkan stasiun City Hall dengan empat mal lain: Raffles City, Marina Square, Suntec City, dan Millenia Walk. Kita terus berjalan kira-kira 10 menit sepanjang Citylink Mall yang berujung pada The Esplanade.

Tujuan makan malam kita adalah sebuah hawker center yang rada elite, Makansutra Glutton’s Bay. Elite mungkin karena tempatnya lebih rapi dan berada pada sisi The Esplanade, harganya masih relatif terjangkau.

Makanan yang ditawarkan kios-kios di Makansutra sangat beragam. Tapi yang sangat menarik adalah Or Luak (omelet kerang) yang pada weekdays dijual seharga Sin$3 (Rp 21 ribu). Desert-nya dijual dengan harga yang sama yaitu berupa kaya toast dan kopi. Makansutra Glutton’s Bay buka dari sore hingga dini hari.

***

Tapi ingat, jangan bersantai terlalu lama setelah gigitan roti bakar terakhir habis, kita masih harus mengejar pesawat ke Jakarta. Petualangan seru bagi pekerja kantoran Jakarta selesai dengan sempurna.

Lonely Heart

Apa yang akan kamu lakukan untuk cinta sejati?

Saya tertarik pada cara Widie dan Sanggita ketika mengungkapkannya. Berikut kutipan dari blog Sanggita:

Beliau : “Nggi, ada yang pingin kuomongin.”
Saya : “Apaan tuh, Wid?” (FYI, namanya Widie)
Beliau : “Kamu pasti seneng banget. Aku aja seneng banget kok”
Saya : *Penasaran. Mulai maksa*
Beliau : “Aku tuh sayaaang banget sama kamu. Nah, silahkan kamu pilih pola kedekatan seperti apa yang bikin kamu nyaman.

1. Sahabatan? Kalo iya, aku bakalan nganggep kamu sahabat terbaikku. Dan aku pasti prioritasin kamu.
2. Adik kakak? Kalo iya, aku pasti sayangin kamu seperti aku ke adikku. Kamu tau juga kan aku punya adik cewek. [named Wilda]
3. Pasangan selayaknya laki-laki ke perempuan. Dan aku pasti serius sama kamu.

Cinta sejati membuat pengidapnya rela melakukan apapun. Widie mau memberikan cintanya kepada Sanggita dalam format apapun. Romeo dan Juliet berkeras meletakkan cinta di tengah permusuhan turun-temurun keluarga mereka. Sepupu saya yang psikolog, cantik, dan shalihah menerima seorang sopir truk miskin, cacat, dan tidak tau agama untuk menjadi suaminya.

film20691Duh Om Punto ngomongin cinta sejati, kayaknya gak bakal ada yang percaya. Tapi cinta sejati sangat jelas digambarkan pada film Lonely Heart. Diambil dari kisah nyata sepasang penjahat pada tahun 50-an. Perempuannya, Martha (Salma Hayek), menerima Ray (Jared Leto) apa adanya: penipu, penjerat wanita, berambut tipis, dan nilai minus lain. Begitu juga Ray, dia mampu mengalahkan ketakutannya untuk membantai orang demi membuktikan cintanya kepada Martha.

Pasangan ini diceritakan dengan membabi buta membantai puluhan wanita dan seorang anak perempuan kecil. Walaupun digambarkan dengan sangat halus, kenyataan bahwa mereka membunuh anak-anak tetap membakar emosi saya pada saat menontonnya.

Singkat cerita, dengan penyelidikan yang sangat sistematis, pasangan detektif Elmer (John Travolta) dan Charles (James Gandolfini) sukses menangkap dan membawa pasangan penjahat itu ke pengadilan. Saya sangat puas dan menantikan momen kedua penjahat itu dibawa ke kursi listrik.

Tapi penggambaran cinta sejati Martha dan Ray menggagalkan dendam saya untuk menyaksikan mereka mampus. Mereka memang akhirnya dibawa ke kursi listrik, tapi saya seperti terkena Stockholm syndrome, merasa iba kepada sang penjahat. Bagaimana tidak, akting Salma Hayek pasca-penangkapan membuat saya hampir mengamini apa yang telah Martha dan Ray perbuat.

Martha tidak menangis dan tidak menyesal, justru pada saat-saat terakhir dia seperti menikmati “pengorbanan cintanya”. Kursi listrik adalah harga yang harus dibayar karena mencintai Ray. Merasa puas, Martha merasa tidak perlu menawar atau bahkan menolaknya. Sedangkan Ray aslinya memang tidak tegar, ia menangis ketakutan dan terkencing-kencing ketika dieksekusi. Tapi cinta sejati telah membuat seekor kelinci pengecut menjadi harimau, membantai mangsa tanpa ampun.

Mereka melakukan semua pembantaian itu beratasnamakan cinta sejati.  Apa yang telah kamu lakukan untuk cinta sejati?

Catatan:

Pemeran anaknya detektif Elmer mirip banget sama John Travolta, dagunya belah dua juga!

Kali ini program nonton bareng saya gagal, akhirnya lonely nonton Lonely Heart.

Film ini sebetulnya udah beredar sejak 2006, tapi baru masuk Indonesia sekarang.